Penat, Letih, Lesu Seorang Ibu

Kisahku - Pernahkah anda memikirkan Letih , Lesu atau bahkan capeknya menjadi seorang ibu yang membesarkanmu ? mungkin bagi anda belum berfikir sampai kearah kesitu. Artikel ini saya buat untuk seorang ibu yang telah membesarkanku sampai saat ini hingga mempunyai istri.

Ibuku adalah sosok perempuan yang pantang menyerah dan mampu mengatasi berbagai hal masalah yang ada demi anaknya. dari dulu ibu selalu mengajarkan anak-anaknya untuk selalu disiplin dalam segi apapun itu.

Ibu kini aku sadar bahwa marahmu adalah tanda sayang kepadaku mungkin karena aku yang kurang peka untuk melihat dan menilai itu semua, mungkin sudah banyak kejahilan yang telah diperbuat oleh anakmu ini. oh ibu aku masih ingat betul ketika dulu meminta sebuah handphone dan tidak dituruti sehingga ngambek tidak mau keluar kamar,, hahha merasa konyol tingkahku dahulu.

Ibu Jujur dalam lubuk hati paling dalam aku sangat menyangimu ibu, mohon maaf ibu anakmu ini belum sempat membalas budi, jasamu mungkin tidak akan bisa dinilai dari berapa banyak uang yang dikasih atau apapun itu.

Ibu rasa sayangmu akan selalu ku ingat dalam hati, sampai habis umurku nanti ibu yang selalu ku ingat.

Ibu ku teteskan air mataku ketika mengingat waktu-waktu yang konyol membuat ibu marah, anakmu ini memang bandel ibu. aku ingin selalu melihat ibu tersenyum sampai kapanpun itu.

Ibu hanya doa untukmu yang dapat ku hadiahkan agar ibu sehat selalu, hanya itu yang bisa anakmu ini hadiahkan ibu...

Ibu cinta dan kasihmu yang membuat anakmu ini hebat bisa menghadapi semua masalah yang ada, dan pelukan hangatmu yang membuat hati ini nyaman ibu. mungkin tidak akan selamanya hal itu aku peroleh karena semuanya akan berputar yang tua akan digantikan yang muda, begitu pula anakmu ini ibu nantinya akan menjadi tua dan tidak berdaya. kelak nanti kita semua dipertemukan kembali.

Sedih melihat jaman sekarang banyak sekali anak yang tidak menghargai anaknya, bahkan banyak pula yang menyentak atau berbicara lantang kepada ibunya. perlu diketahui untuk anda yang sedang membaca artikel ini, nanti akan terasa bila anda sendiri kehilangan sosok seorang ibu yang selalu ngomel dan memarahimu, anda akan kangen masa-masa di omeli ibu. memang penyesalan selalu datang belakangan, karena dari sejak kini jangan membuat hati ibu anda marah alangkah baiknya buatlah ibu anda tersenyum karena senyumnya itu sedikit mengurangi rasa letih dan lesunya.

Seorang ibu akan mengutamakan anaknya dibandingkan dirinya, bahkan rela berkorban nyawa untuk anda. demi anak ibu mungkin rela tidak memakai baju yang baru demi membelikan anaknya baju baru bahkan ibu rela tidak makan demi anaknya makan kenyang karena  ibu melihat anaknya senang maka hatinya juga senang... I LOVE U MOM

Komentar